Terbit 20 Agustus 2026
Cara Mudah Hitung Harga Pokok Penjualan (HPP) untuk Usaha Kecil
Sumber: BROD Insights · istilah-hari-ini

Harga Pokok Penjualan (HPP) adalah istilah yang sering terdengar, tapi banyak pelaku usaha pemula yang masih bingung cara menghitungnya. HPP adalah total biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi atau membeli barang yang nantinya dijual. Mengetahui HPP penting agar Anda bisa menentukan harga jual yang tepat, sehingga usaha tetap untung dan tidak merugi.
Untuk usaha dagang (misalnya toko kelontong atau penjual pakaian), rumus HPP sederhana: (Persediaan awal + Pembelian bersih) – Persediaan akhir. Persediaan awal adalah stok barang yang Anda miliki di awal periode (misalnya awal bulan). Pembelian bersih adalah total pembelian barang selama periode tersebut, dikurangi retur pembelian atau potongan harga. Persediaan akhir adalah stok barang yang tersisa di akhir periode.
Contohnya, Anda menjual kue. Di awal bulan, Anda punya 50 bungkus kue (persediaan awal). Selama bulan itu, Anda beli 200 bungkus kue dengan total biaya Rp 2.000.000. Di akhir bulan, sisa kue Anda 30 bungkus. Maka HPP-nya: (50 + 200) – 30 = 220 bungkus. Biaya per bungkus adalah Rp 2.000.000 : 200 = Rp 10.000. Jadi HPP total adalah 220 x Rp 10.000 = Rp 2.200.000.
Untuk usaha produksi (misalnya membuat kerajinan tangan), HPP mencakup biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya produksi tidak langsung (seperti listrik atau sewa tempat). Catat semua biaya ini dengan rinci. Misalnya, Anda membuat tas dari kain. Biaya kain, benang, resleting, dan upah penjahit masuk ke HPP. Jika Anda memproduksi 100 tas dengan total biaya Rp 5.000.000, maka HPP per tas adalah Rp 50.000.
Setelah tahu HPP, Anda bisa menentukan harga jual. Tambahkan margin keuntungan yang diinginkan. Misalnya, jika HPP per tas Rp 50.000 dan Anda ingin untung 30%, maka harga jualnya Rp 50.000 + (30% x Rp 50.000) = Rp 65.000.
Tips praktis: selalu catat semua pengeluaran dan persediaan dengan rapi. Gunakan buku catatan atau aplikasi sederhana untuk memudahkan pencatatan. Dengan begitu, menghitung HPP jadi lebih mudah dan akurat.