Terbit 24 Agustus 2026
Cara Hitung HPP: Untung Rugi Usaha Jadi Jelas
Sumber: BROD Insights · istilah-hari-ini

Harga Pokok Penjualan (HPP) adalah salah satu konsep dasar yang wajib dipahami pelaku usaha, terutama pemula. HPP adalah total biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi atau memperoleh barang yang kemudian dijual. Dengan mengetahui HPP, Anda bisa menentukan harga jual yang tepat, menghindari kerugian, dan mengelola keuangan usaha dengan lebih baik.
Mengapa HPP Penting?
HPP membantu Anda mengetahui berapa biaya yang benar-benar dikeluarkan untuk menghasilkan suatu produk. Tanpa perhitungan HPP, Anda berisiko menjual produk dengan harga terlalu murah, yang justru merugikan usaha. Misalnya, jika Anda menjual kue dengan biaya bahan baku Rp 5.000 per buah, tetapi menjualnya seharga Rp 4.000, Anda pasti rugi. HPP juga membantu Anda mengidentifikasi area mana yang bisa ditekan biayanya untuk meningkatkan keuntungan.
Cara Menghitung HPP
Rumus dasar HPP adalah: Persediaan Awal + Pembelian Bersih – Persediaan Akhir = HPP
Contoh sederhana: Anda memulai usaha dengan persediaan 100 buah baju seharga Rp 100.000. Selama bulan berjalan, Anda membeli 50 baju lagi seharga Rp 60.000. Pada akhir bulan, tersisa 30 baju. Maka HPP-nya adalah: Rp 100.000 (persediaan awal) + Rp 60.000 (pembelian) – (30 baju × Rp 1.000) = Rp 130.000.
Langkah Praktis untuk Usaha Kecil
1. Catat semua biaya pembelian bahan baku atau barang dagangan. 2. Hitung nilai persediaan awal dan akhir dengan teliti. 3. Gunakan rumus HPP untuk mengetahui total biaya produksi. 4. Tambahkan margin keuntungan yang diinginkan untuk menentukan harga jual.
Dengan menerapkan langkah-langkah ini, Anda bisa memastikan bahwa harga jual produk sudah menutupi biaya dan memberikan keuntungan.