Terbit 26 Agustus 2026
Cara Hitung HPP: Untung Rugi Usaha Jadi Jelas
Sumber: BROD Insights · istilah-hari-ini

Harga Pokok Penjualan (HPP) adalah istilah yang sering terdengar, tapi tak semua pelaku usaha tahu cara menghitungnya. HPP adalah total biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi atau mendapatkan barang yang nantinya dijual. Menghitung HPP dengan benar membantu Anda menentukan harga jual yang menguntungkan dan menghindari kerugian.
Mengapa HPP Penting?
HPP adalah kunci untuk mengetahui laba kotor usaha Anda. Tanpa menghitung HPP, Anda tak bisa tahu apakah harga jual sudah menutupi biaya produksi atau justru merugikan. Misalnya, jika Anda menjual kue, HPP mencakup biaya bahan baku, tenaga kerja, dan biaya lain yang terkait langsung dengan pembuatan kue tersebut.
Cara Menghitung HPP
Rumus dasar HPP adalah: Persediaan Awal + Pembelian Bersih – Persediaan Akhir = HPP
Contoh sederhana: Anda memulai bulan dengan persediaan barang senilai Rp 5.000.000. Selama bulan itu, Anda membeli bahan baku senilai Rp 10.000.000. Di akhir bulan, persediaan yang tersisa senilai Rp 3.000.000. Maka HPP Anda adalah Rp 5.000.000 + Rp 10.000.000 – Rp 3.000.000 = Rp 12.000.000.
Langkah Praktis untuk Usaha Kecil
1. Catat semua persediaan awal bulan, baik bahan baku maupun barang jadi. 2. Catat semua pembelian bahan baku atau barang dagangan selama bulan berjalan. 3. Lakukan stok opname di akhir bulan untuk mengetahui persediaan akhir. 4. Masukkan angka-angka tersebut ke dalam rumus HPP.
Dengan begitu, Anda tahu berapa biaya yang sudah dikeluarkan untuk barang yang terjual. Selanjutnya, kurangi HPP dari pendapatan penjualan untuk mengetahui laba kotor.