Terbit 12 September 2026
The Fed Makin Hawkish, Bankir Ungkap Antisipasi Jaga Kredit & Margin Bisnis
Sumber: CNBC Indonesia TV

Di era suku bunga tinggi di tengah volatilitas pasar yang berlanjut, sektor perbankan disebut Cluster CFO Indonesia & ASEAN Markets (AU,BN & PH) Standard Chartered, Dina Middin masih optimistis terhadap potensi pertumbuhan kredit dan likuiditas perbankan sejalan dengan masih kuatnya konsumsi dan pertumbuhan ekonomi RI. Bagi standard Chartered sektor manufaktur masih menjadi sektor pertumbuhan kredit namun sektor lain juga memiliki peluang pertumbuhan utamanya terkait jangkauan bisnis perusahaan. Bankir juga mencermati dampak kebijakan The Fed yang akan berdampak ke pasar keuangan RI termasuk sektor perbankan. Diharapkan masih kuatnya fundamental ekonomi RI yang masih kuat mampu menopang perbankan untuk menyerap dan mengantisipasi dampak keputusan The Fed Selengkapnya simak dialog Crysania Suhartanto dengan Cluster CFO Indonesia & ASEAN Markets (AU,BN & PH) Standard Chartered, Dina Middin dalam Power Lunch, CNBC (Selasa, 08/09/2026) Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: Facebook Page: Instagram: Tiktok: Spotify:
Baca sumber aslinyaArtikel Terkait
Rektor IPB dan Calon Kepala Badan Pengelola Gambut Tiba di Istana Jelang Pelantikan
Cegah Karhutla, Wamenko Pangan Soroti Kanal Gambut RI 3-4 Kali Keliling bumi
Prabowo Kembali Reshuffle Kabinet, Lantik Wakil Menteri Pertahanan dan Kepala BNPB
Prabowo Lantik Maruli Jadi Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Jadi KSAD