Terbit 14 September 2026
Teknologi hingga Daya Beli Jadi Tantangan, Kemana Arah Bisnis Otomotif Era EV?
Sumber: CNBC Indonesia TV

Tekanan daya beli dan perubahan teknologi disebut Komisaris Independen PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), Agus Tjahajana Wirakusumah sebagai tantangan industri otomotif Indonesia di 2026. Dimana penjualan otomotif yang dalam 10 tahun ini berada di Bawah 1 juta unit per tahun menjadi tekanan industri, selain itu perubahan teknologi yang terus berkembang baik di kendaraan internal combustion engine (ICE) hingga menuju era electric vehicle (EV) menjadi persoalan yang harus dihadapi oleh industri lokal. Sejumlah tantangan industri otomotif turut berdampak ke industri komponen yang harus menyesuaikan produksi dengan kebutuhan pasar. Salah satunya dalam pengembangan industri EV baik untuk kendaraan berbasis NCM (Nickel Cobalt Manganese) dan LFP (Lithium Ferro-Phosphate). Seperti apa pelaku usaha melihat prospek dan tantangan industri otomotif di tengah pengembangan EV? selengkapnya simak ulasan Shafinaz Nachiar dengan Komisaris IndependenPT Astra Otoparts Tbk (AUTO), Agus Tjahajana Wirakusumah dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Jum'at, 14/09/2026) Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: Facebook Page: Instagram: Tiktok: Spotify:
Baca sumber aslinyaArtikel Terkait
Rektor IPB dan Calon Kepala Badan Pengelola Gambut Tiba di Istana Jelang Pelantikan
Cegah Karhutla, Wamenko Pangan Soroti Kanal Gambut RI 3-4 Kali Keliling bumi
Prabowo Kembali Reshuffle Kabinet, Lantik Wakil Menteri Pertahanan dan Kepala BNPB
Prabowo Lantik Maruli Jadi Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Jadi KSAD