Terbit 17 September 2026
Suku Bunga AS Naik ke 4%, Bagaimana Sikap Bank Indonesia?
Sumber: KontanTV

KONTAN - Suku bunga Amerika Serikat naik ke level 4%, membuat arah kebijakan Bank Indonesia kembali menjadi perhatian pasar. Perubahan kebijakan moneter AS dapat memberikan tekanan terhadap pasar keuangan global, termasuk nilai tukar rupiah, aliran modal asing, hingga pasar obligasi Indonesia. Ketika suku bunga AS meningkat, aset berbasis dolar berpotensi menjadi lebih menarik bagi investor. Kondisi tersebut dapat mendorong perpindahan modal dan membuat Bank Indonesia menghadapi tantangan lebih besar dalam menjaga stabilitas rupiah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Lantas, bagaimana sikap Bank Indonesia? Apakah BI-Rate perlu dipertahankan atau bahkan dinaikkan? Seberapa besar kenaikan bunga AS dapat memengaruhi rupiah? Dan strategi apa yang dapat digunakan BI untuk menjaga stabilitas pasar tanpa memberikan tekanan berlebihan terhadap perekonomian? 📌 Simak pembahasan lengkap mengenai: Kenaikan suku bunga AS ke level 4% Dampaknya terhadap pasar keuangan global Potensi tekanan terhadap nilai tukar rupiah Risiko keluarnya modal asing dari Indonesia Arah kebijakan suku bunga Bank Indonesia Strategi BI menjaga stabilitas rupiah Dampaknya terhadap SBN dan pasar saham Implikasi bagi kredit dan perekonomian Indonesia Bank Indonesia tidak hanya mempertimbangkan kebijakan suku bunga AS dalam menentukan langkah moneternya. Inflasi domestik, pertumbuhan ekonomi, stabilitas rupiah, arus modal, serta kondisi pasar keuangan global juga menjadi faktor penting dalam menentukan arah kebijakan. Jangan lupa Like, Comment, Share, dan Subscribe untuk mendapatkan berita dan analisis terbaru seputar The Fed, Bank Indonesia, suku bunga, rupiah, dan ekonomi global hanya di KONTAN TV. Instagram: Facebook: Twitter:
Baca sumber aslinyaArtikel Terkait
Rektor IPB dan Calon Kepala Badan Pengelola Gambut Tiba di Istana Jelang Pelantikan
Cegah Karhutla, Wamenko Pangan Soroti Kanal Gambut RI 3-4 Kali Keliling bumi
Prabowo Kembali Reshuffle Kabinet, Lantik Wakil Menteri Pertahanan dan Kepala BNPB
Prabowo Lantik Maruli Jadi Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Jadi KSAD