Terbit 19 September 2026
Pemanasan Global Makin Cepat, Salju Abadi Papua Tersisa 5%
Sumber: Katadata TV

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menyebut, pemanasan global berlangsung semakin cepat dengan dampak yang kian nyata. Ia mencontohkan, cairnya es di Kutub Utara dikabarkan mulai membuka jalur pelayaran dan memungkinkan aktivitas eksplorasi dilakukan di kawasan tersebut. Informasi ini diperolehnya saat ikut dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok. “Kabarnya, rusia menawarkan, bahwa mereka punya temuan gas baru di Kutub Utara. Mengapa bisa ditemukan? Karena es-nya sudah banyak yang mencair,” ujar Eddy dalam acara Katadata SAFE 2026: The Green Changer di Sudirman Hall, Jakarta, Kamis (17/9). Menurut Eddy, dampak perubahan iklim juga terlihat di Indonesia. Salah satunya, pada kawasan Pegunungan Cartenz di Papua Tengah yang selama ini dikenal memiliki salju abadi. Eddy mengatakan salju abadi di kawasan tersebut kini disebut hanya tersisa sekitar 5% dan diperkirakan dapat habis dalam 12-18 bulan mendatang. Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan krisis iklim dan kenaikan suhu telah menjadi persoalan yang nyata. Kreator konten: Yelinda Editor: Agustiyanti
Baca sumber aslinyaArtikel Terkait
Rektor IPB dan Calon Kepala Badan Pengelola Gambut Tiba di Istana Jelang Pelantikan
Cegah Karhutla, Wamenko Pangan Soroti Kanal Gambut RI 3-4 Kali Keliling bumi
Prabowo Kembali Reshuffle Kabinet, Lantik Wakil Menteri Pertahanan dan Kepala BNPB
Prabowo Lantik Maruli Jadi Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Jadi KSAD