Terbit 9 September 2026
OJK Bidik Indonesia Jadi Price Maker Mineral Dunia, Bukan Lagi Price Taker
Sumber: KontanTV

OJK resmi menyiapkan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) dengan target mulai berjalan pada 1 Januari 2027. Sarjito, yang kini menjabat Kepala Eksekutif Pengawas BMKS sekaligus Anggota Dewan Komisioner OJK, menegaskan ambisi agar Indonesia tidak lagi sekadar menjadi price taker, tetapi naik menjadi price influencer hingga price maker. Menurut Sarjito, Indonesia merupakan salah satu penghasil komoditas mineral terbesar dunia, termasuk nikel. Namun, selama ini harga masih banyak mengacu pada pasar di luar negeri. Bursa mineral diharapkan dapat menjadi referensi harga sekaligus memperkuat pengawasan terhadap potensi transfer pricing dan under invoicing. OJK saat ini menyiapkan struktur organisasi, regulasi, anggaran, serta koordinasi dengan DPR. OJK juga masih menunggu Peraturan Presiden yang akan menentukan komoditas mineral dan komoditas strategis yang nantinya diperdagangkan di bursa. Simak selengkapnya perkembangan pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis OJK dan ambisi Indonesia menjadi price maker komoditas global.
Baca sumber aslinyaArtikel Terkait
Rektor IPB dan Calon Kepala Badan Pengelola Gambut Tiba di Istana Jelang Pelantikan
Cegah Karhutla, Wamenko Pangan Soroti Kanal Gambut RI 3-4 Kali Keliling bumi
Prabowo Kembali Reshuffle Kabinet, Lantik Wakil Menteri Pertahanan dan Kepala BNPB
Prabowo Lantik Maruli Jadi Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Jadi KSAD