Terbit 19 September 2026
Indonesia Raja Ikan Tangkap Laut Dunia, Nelayan Lokal Sudah Sejahtera?
Sumber: CNBC Indonesia TV

Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat produksi perikanan RI sepanjang Kuartal II-2026 mencapai 6,78 juta ton dengan perikanan tangkap menyumbang 1,79 juta ton. ESG Analyst CNBC Indonesia Research, Salma Laiqa menyebutkan produksi perikanan RI sejalan dengan posisi Indonesia sebagai produsen ikan tangkap terbesar ke-2 setelah China dengan menyumbang 9,1% produksi dunia. Namun nilai produksi ikan tangkap laut Indonesia masih rendah sehingga membutuhkan upaya hilirisasi untuk memberikan nilai tambah. Selain itu diperlukan upaya menjaga keberlanjutan ikan tangkap dan menjaga illegal fishing agar dapat meningkatkan keekonomian sektor perikanan yang akan mendorong kesejahteraan nelayan masyarakat. Selengkapnya simak ulasan Aulia Wardhani dengan ESG Analyst CNBC Indonesia Research, Salma Laiqa dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 16/09/2026) Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: Facebook Page: Instagram: Tiktok: Spotify:
Baca sumber aslinyaArtikel Terkait
Rektor IPB dan Calon Kepala Badan Pengelola Gambut Tiba di Istana Jelang Pelantikan
Cegah Karhutla, Wamenko Pangan Soroti Kanal Gambut RI 3-4 Kali Keliling bumi
Prabowo Kembali Reshuffle Kabinet, Lantik Wakil Menteri Pertahanan dan Kepala BNPB
Prabowo Lantik Maruli Jadi Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Jadi KSAD