Terbit 21 September 2026
FDI Indonesia Tertinggal dari ASEAN, Apa yang Salah?
Sumber: KontanTV

KONTAN - Indonesia masih menjadi salah satu tujuan investasi asing, tetapi nilai Foreign Direct Investment (FDI) Indonesia tertinggal dibandingkan sejumlah negara ASEAN. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar: dengan pasar dan potensi ekonomi yang besar, apa yang membuat Indonesia belum mampu menarik investasi sebanyak negara tetangga? Persaingan mendapatkan investasi asing di ASEAN semakin ketat. Negara seperti Singapura, Thailand, Vietnam, dan Malaysia terus menawarkan berbagai kemudahan untuk menarik perusahaan global. Indonesia pun menghadapi tantangan untuk meningkatkan daya saing agar tidak kehilangan momentum investasi. Persoalannya bukan hanya soal insentif. Birokrasi, proses perizinan, konsistensi regulasi, kepastian hukum, produktivitas, hingga kualitas infrastruktur dan sumber daya manusia menjadi faktor yang diperhitungkan investor sebelum menanamkan modal dalam jangka panjang. 📌 Simak pembahasan lengkap mengenai: Posisi FDI Indonesia dibandingkan negara ASEAN Persaingan investasi di Asia Tenggara Mengapa Vietnam, Thailand, dan negara tetangga semakin menarik Persoalan birokrasi dan perizinan Pentingnya konsistensi dan kepastian regulasi Faktor yang menjadi pertimbangan investor asing Hubungan investasi dengan pertumbuhan ekonomi Strategi meningkatkan daya saing Indonesia Besarnya pasar domestik dan sumber daya alam memberikan Indonesia modal penting untuk menarik investasi. Namun, persaingan FDI tidak hanya ditentukan oleh potensi. Kepastian berusaha, efisiensi regulasi, produktivitas, dan kemampuan menciptakan ekosistem investasi yang kompetitif juga menjadi faktor penting. Jangan lupa Like, Comment, Share, dan Subscribe untuk mendapatkan perkembangan terbaru mengenai FDI, investasi, ekonomi Indonesia, dan persaingan ASEAN hanya di KONTAN TV. Instagram: Facebook: Twitter:
Baca sumber aslinyaArtikel Terkait
Rektor IPB dan Calon Kepala Badan Pengelola Gambut Tiba di Istana Jelang Pelantikan
Cegah Karhutla, Wamenko Pangan Soroti Kanal Gambut RI 3-4 Kali Keliling bumi
Prabowo Kembali Reshuffle Kabinet, Lantik Wakil Menteri Pertahanan dan Kepala BNPB
Prabowo Lantik Maruli Jadi Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Jadi KSAD