Berita & Update Industri
28 September 2026
Gubernur BI: Mata Uang Dunia Hadapi "Strong Dollar"
Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti mengungkapkan, nilai tukar Dolar Amerika Serikat, terhadap mata uang negara-negara lain/ tengah mengalami penguatan. Destry menyatakan, fenomena penguatan dolar hingga saat ini/ lebih disebabkan tren kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral AS, The Fed, yang terakhir sudah ke level 3,75% hingga 4% Selengkapnya dalam program Evening Up CNBC Indonesia (Senin, 28/09/2026) berikut ini. Terus ikuti berita ekonomi…
CNBC Indonesia TV