Berita & Update Industri

Terbit 22 Agustus 2026

Tutup 13 GW Pembangkit Diesel - Percepat PLTS, RI Bisa Nyontek India?

Sumber: CNBC Indonesia TV

Tutup 13 GW Pembangkit Diesel - Percepat PLTS, RI Bisa Nyontek India?

residen Prabowo Subianto pada Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 30 gigawatt (GW) pada tahun 2026 hingga bertahap menuju target 100 GW. Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Satya Widya Yudha menilai target tinggi pemerintah untuk meningkatkan kapasitas PLTS sebagai bagian dari strategi mendorong percepatan dan perluasan adopsi energi baru dan terbarukan (EBT) serta menekan penggunaan listrik fosil. Salah satu hal yang harus dilakukan untuk meningkatkan kapasitas PLTS adalah menambah demand salah satunya dari sektor data center hingga kendaraan listrik maka target PLTS di 2026 bisa tercapai. Selain itu juga ada potensi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) sebesar 13 GW untuk bisa diubah menjadi PLTS. Lalu seperti apa peluang dan tantangan RI percepat pengembangan PLTS hingga menghentikan PLTD? Selengkapnya simak dialog Crysania Suhartanto dengan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Satya Widya Yudha dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Selasa, 18/08/2026) Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: Facebook Page: Instagram: Tiktok: Spotify:

Baca sumber aslinya

Siap membawa jaringan profesional Anda lebih jauh?

Bergabunglah dengan para profesional dan bisnis yang membangun koneksi lebih aman dan cerdas di BROD.