Terbit 27 September 2026
RUU Migas Dikebut, Target Produksi Migas 1 Juta Barel per Hari Bisa Dicapai?
Sumber: CNBC Indonesia TV

Jakarta, CNBC Indonesia- Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto menjelaskan arah pembahasan RUU Migas salah satunya terkait tata Kelola hulu migas melalui pembentukan Badan Usaha Khusus Migas yang akan menggantikan peran SKK Migas. Nantinya BUK Migas berperan sebagai badan usaha yang akan bekerjasama dengan KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) dalam pelaksanaan kegiatan hulu migas, pengembangan migas hingga energi alternatif. BUK Migas dalam pelaksanaan kegiatan migas akan didukung pembiayaan yang berasal dari hasil dana migas yang dipisahkan untuk pengembangan investasi migas atau petroleum fund. Berkaca dengan Norwegia, pengelolaan petroleum fund yang akan dikelola BUK Migas diharapkan bisa mendorong investasi migas RI. Melalui RUU Migas, diharapkan dapat meningkatkan eksplorasi migas hingga mampu mendorong produksi migas RI guna mencapai target produksi 1 juta barel per day. Seperti apa pengelolaan petroleum fund oleh BUK Migas? bagaimana juga peran RUU Migas dalam mendorong eksplorasi migas dan menekan impor migas RI? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Jum'at, 25/09/2026) Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: Facebook Page: Instagram: Tiktok: Spotify:
Baca sumber aslinya