Terbit 22 Agustus 2026
Insentif Pajak hingga Literasi, Seberapa Menarik Investasi ETF Emas?
Sumber: CNBC Indonesia TV

Jakarta, CNBC Indonesia- CEO PT Korea Investment Management Indonesia, Barkah Supriadi menyebutkan exchange traded fund (ETF) emas sebagai instrumen alternatif bagi investasi berbasis emas. Dukungan pemerintah melalui insentif pajak bagi ETF Emas diharapkan dapat menjadi faktor pendukung penetrasi instrumen ETF Emas sehingga dapat mengerek daya saing ETF Emas. Selain itu juga dibutuhkan upaya mendorong likuiditas dan literasi kepada masyarakat terkait instrumen investasi reksa dana termasuk ETF Emas. Sementara terkait perkembangan pasar modal RI, KIM Indonesia memproyeksi IHSG hingga akhir tahun 2026 akan semakin atraktif dengan potensi pasar saham bisa tumbuh 8-10%, obligasi 5-6% dan ETF Emas memiliki potensi menarik untuk dipilih investor. Selain itu investor juga terus mencermati arah kebijakan ekonomi dan pengelolaan fiskal sebagai penopang keyakinan pasar terhadap pasar modal RI. Lalu seperti apa potensi & daya Tarik pasar modal RI termasuk ETF Emas? bagaimana investor melihat prospek ekonomi RI? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Chief Investment Officer PT Korea Investment Management Indonesia, Barkah Supriadi dalam Power Lunch, CNBC (Selasa, 18/08/2026) Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: Facebook Page: Instagram: Tiktok: Spotify:
Baca sumber aslinya