Terbit 8 Oktober 2026
Indonesia Mulai Rem Smelter Nikel, Ada Apa?
Sumber: KontanTV

KONTAN - Pemerintah mulai mempertimbangkan moratorium atau pembatasan pembangunan smelter nikel yang masih menghasilkan produk setengah jadi. Kebijakan ini muncul di tengah kondisi pasar global yang mengalami oversupply, dengan pasokan diperkirakan melebihi kebutuhan hingga sekitar 2,5 juta ton. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menilai produksi perlu disesuaikan dengan permintaan agar Indonesia tidak ikut membanjiri pasar dan menekan harga nikel. Pemerintah juga ingin mendorong hilirisasi ke produk dengan nilai tambah lebih tinggi. Dengan demikian, arah hilirisasi nikel kini mulai bergeser: bukan sekadar menambah kapasitas smelter, tetapi memastikan produksi, harga, cadangan sumber daya, dan nilai tambah tetap terjaga.
Baca sumber aslinya