Terbit 4 Oktober 2026
Daya Beli Lesu & Suku Bunga Tinggi, Bos Leasing Sebut Bisnis H2-2026 Makin Menantang
Sumber: CNBC Indonesia TV

Perkembangan bisnis multifnance di semester II-2026 disebut Wakil Direktur Utama Adira Finance, Niko Kurniawan akan lebih menantang disbanding awal tahun imbas berlanjutnya ketegangan global, pelemahan nilai tukar, kenaikan suku bunga tinggi serta pelemahan daya beli masyarakat. Adira Finance mencatat adanya tekanan di segmen pembiayaan mobil dan motor bekas begitupula di segmen mobil baru juga berubah ke mobil buatan Jepang yang dinilai lebih murah. Di tengah tekanan bisnis 2026, Adira Finance terus mendorong pembiayaan kendaraan baik baru dan bekas dengan kualitas baik serta melirik pembiayaan non-otomotif. Seperti apa strategi penyaluran pembiayaan dan pendanaan multifinance di era suku bunga tinggi? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Wakil Direktur Utama Adira Finance, Niko Kurniawan dalam Power Lunch, CNBC (Kamis, 01/10/2026) Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: Facebook Page: Instagram: Tiktok: Spotify:
Baca sumber aslinya