Terbit 3 Oktober 2026
Contek Ringgit & SGD, Ini PR Indonesia Perkuat Daya Tahan Rupiah
Sumber: CNBC Indonesia TV

Indeks Harga saham gabungan Kembali terjerembab ke zona merah pada pembukaan perdagangan Kamis (01/10) ke level 6.058 dengan Rupiah melemah ke Rp 17.920 per Dolar AS. FX Analyst CNBC Indonesia Research, Elvan Chandra Widyatama menyebutkan faktor eksternal masih menjadi pendorong pelemahan nilai tukar Rupiah seiring dengan penguatan dollar AS hingga lonjakan Harga minyak mentah dunia. Seperti apa Analisa pergerakan pasar keuangan RI? Berkaca dari Ringgit Malaysia & Dolar Siangpura sepetri apa upaya yang dibutuhkan RI untuk memperkuat Rupiah? Selengkapnya simak ulasan Crysania Suhartanto dengan FX Analyst CNBC Indonesia Research, Elvan Chandra Widyatama dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Kamis, 01/10/2026) Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: Facebook Page: Instagram: Tiktok: Spotify:
Baca sumber aslinya